Kamis, 01 Desember 2016

Andai Saja



ANDAI SAJA



 




Andai engkau tau tentang apa yang kurasakan, andai kau mengerti dan memahami hati dan perasaan ini...mungkin itu semua hanyalah mimpi. Sungguh aku tak dapat untuk lebih lama tanpamu. Lebih lama memendam rasa ini seorang. Terpuruk dalam lembah cinta yang sunyi seorang diri. Namun sungguh kau terlihat tak ada rasa sedikitpun. Menolehpun padaku pun tidak. Kau terus melangkah tanpa sedikitpun berhenti, menghampiri dan menungguku yang selalu berusaha berada disisimu langkahmu. Kau pun semakin jauh,,, tak terlihat, dan semakin hilang,... Aku hanya dapat tersungkur menanggung lelah ini hanya seorang. Menantikan sebuah keajaiban tentang cinta dari seseorang yang benar-benar tulus mengharapkan kehadiranku. Seseorang yang kelak dapat menjadi imamku dan anak-anakku di dunia maupun kelak diakhirat. Akankah itu mimpi itu kanterwujud?... Atau hanya akan menjadi sebuah mimpi hari ini, esok dan seterusnya??? Hanya Tuhan yang tahu... Dan aku hanya mampu berharap...




 




Khoiril Anwar

Kamis, 27 Oktober 2016

cerpen patah hati



DERMAGA CINTA


Awan mendung menutup permukaan langit,memberi batas hitam antara langit dan bumi,menghalangi sinar mentari yang mulai tergelincir.Sesekali terdengar suara gemuruh menggelagar dari atas langit.Angin bertiup kencang tak tentu arah,menggugurkan dedaunan menggiring orang-orang kembali dari tempa peraduan ke tempat peristirahatan.
Terlihat seorang gadis sedang memeriksa sepedanya d tempat parkir sebuah gedung sekolah.Dengan wajah ceria dan berjalan masuk ke area sekolah,sambil membawa kanting plastik besar.Dia terus berjalan menyusuri koridor sambil terus bersenandung kecil.Namun,saat akan sampai di sebuah studio musik,gadis itu mematung memandang ke arah itu.Dilihatnya seorang gadis dan seorang pemuda yang sangat ia kenal duduk berdua disana,saling berhadapan,berpegangan tangan memancarkan aura kebahagiaan.
“Searang aku tahu kak,kenapa akhir-akhir ini kau menjauhiku,kenapa kau tak pernah mambalas pesankuaku juga sadar apa maksud kamu selama ini Ine,sadar maksud perkataanmu bahwa aku dan haris tidak cocok,sadar mengapa kau selalu senang saat aku mengajakmu ke studio,tersadar mengapa kau sering absensaat belajar bersama”.Bisik gadis itu dalam sepi “Aku bodoh” pekik gadis itu hati.Tak terasa air mata mengalir membasahi pipinya.Rintik-rintik gerimis mulai turun membasahi lam semesta.Tumpuhan air itupun semakin deras,sederas tangisan gadis itu.
Tubuhnya lemas,dijatuhkanya bungjusan plastik yang ia bawa yang ternyata isinya ada;a kue tart yang kan ia gunakan untuk merayakan pesta ulang tahun kejutan untuk Haris pemuda yang ada di dalam studio itu.Terdengar bunyi “Brrrooaak” keras.Seketika itu juga 2 orang yang ada di dalam studio itu menoleh ke sumber suara,mereka mendapati seorang gadis bediri mematung beruraian air mata.Berambut panjang tergerai menggunakan kaos yang dirangkap dengan hem ungu dipadukan dengan jeans biru tua,sangat serasi.Haris segera mengenali gadis itu.
“Via....Via....ini nggak...”teriak Haris.Sebelum Haris menyelesaikan kalimatnya gadis itu telah berlalu pergi.”Via....tunggu....” teriaknya lagi.Namun gadis itu telah pergi di tengah guyuran hujanyang begitu lebat,membawa sejuta duri yang menusuk relung hatinya,air mata tak henti hentinya mengalir tersamarkan oleh derasnya air hujan.Tak ada yang mengerti perasaanya saat ini,kecuali dirinya sendiri.
Gadis itu terus berlari mengambil sepedahnya dan mengayuhnya sekencang-kencangnya.Dia sampai dirumah dalam keadaan basah kuyup,beberapa langkah ia berjalan memasuki rumah,tubuhnya terasa berat,sedetik kemudian,tubuhnya terhuyung dan dia jatuh tak sadarkan diri.
#
Diberanda rumah,Via melamun meikirkan kejadian kemarin,kemudian dia teringat sesuatu.Bergegas ia pergi ke kamarnya,mengobrak abrik lamari pakaianya.Dia frustasi mencari sesuatunamu tak kunjung menemukanya,setelah pencarian panjang,akhirnya Via menemukan benda yang dicarinya. Sebuah kotak. Setelah itu, Via segera mengambil sepedahnya, mengayuhnya dengan wajah pucat karna kehujanan kemarin. 
Sampailah Via di sebuah danau yang sangat indah nan asri tapi sepi.Disana berjajar rapi beberapa perahu di tepi dermaga.Disandarkan sepedanya di sebuah pohon.Segera ia berlari ke dermaga,tak lupa dibawanya kotak itu.Sesampainya di dermaga,Via segera membuka kotak itu.Kotak yang berisi semua kenangan dengan Haris.
Berputar kembali ingatanya saat bertemu Haris untuk pertama kali sekitar 3 tahun yang lalusaat ia masih duduk di kelas 1 SMA.Saat itu,Sedang diadakan sebuah audisi untuk ekstra musik desekolahnya.Via mengikuti audisi itu,dengan keahlianya bernyanyi,bermain gitar,dan bermain piano Via pun lolos audisi tersebut.Haris adalah salah satu guru pembimbingnya.Sejak saat itulah dia sangat dekat denga Haris.Pesona dan karisma Haris mampu membuat Via tak terkutik.Seiring berjalanya waktu,Via dan Haris pun menjalin hubungan.Selisih umur 5 tahun tak menjadi penghalang hubungan keduanya, Harislah cinta pertama Via. Via dan Haris pun pernag berduet dalam acara pentas seni di sekolahnya. Namun, entah mengapa sejak beberapa hari lalu Via merasa Haris dan sahabatnya, Ine berubah. Hingga tibalah hari itu,saat dia mengatahui semuanya,penghianatan 2 orang dekatnya.
Via kembali memandangi  kotak itu,tak terasa air mata meleleh dari 2 sudut matanya.Pelan-pelan ia membuka kotak itu.Diambilnya sati persatu benda didalam kotak.Ada sebuah album,boneka,bungkus coklat,bunga mawar kering dan sebuah liontin yang bertuliskan “V&H”.Via mengeluarkan sebuah korek api dari kantong bajunya dan mengambil album fotonya.Via membuka dan memandang foto foto dalam album tersebut.Foto foto saat dia bersama Haris,dengan air mata yang mengalir,Via merobek robek album itu lalu membakarnya.Dilanjutkan dengan membakar semua barang barang yang ada di dalam kotak itu,hingga hanya tersisa sebuah liontin hati pemberian Haris.Via menatapnya dalam dalam,menggenggamnya erat erat lalu sedetik kemudian Via membuang kiontin itu kedanau dan berteriak kencang “Haariiiiiiiiiiiiiiiiis.......”.Via terduduk lemas di dermaga menngis dalam kesendirian,tersedu dalam dalam penderitaan batin cinta.
*Andai aku dapat memutar waktu
Ku ingin kembali disaat aku masih bersamamu
Mengukir kengan indah di kalbu
Selalu bahagia meski disaat sendu
Kengan hanya masa lalu
Ingin rasanya melupakan semua itu
Namun kau selalu hadir di setiap mimpiku
Memberikan sejuta harapan semu
Sakt hatiku terkoyak rindu
Terngiang suaramu yang mengalun rindu
Mengiringi keprgian dariku
Yang meninggalkan luka dihatiku
Akankah kau akan mengerti  perasan ku
Membuatku begitu sulit melupakanmu
Namun semua rasa hanya bertumpu padaku
Hingga akupun dibuat ragu
Haruskah aku  bertahan tanpa kepastian menunggu
Sendirian menatap janji palsu
Menusuk rasa yang tak kunjung layu
               
By: Ulfiyatul Hasannah

Diary Hati ku



Rasaku padamu....

                                                                      Friday, 14th of october 2016

Hari hari kulewati dan berharap ada sebuah keajaiaban datang. Keajaiban tentang cinta dan rasa ku padamu. Rasa yang tumbuh tanpa alasan. Muncul begitu saja di dalam kalbu. Bersemi dengan seiring bergulirnya waktu. Tapi entah mengapa, selalu saja ada keraguan yang menyelimuti. Keraguan akan rasamu padaku. Apakah benar kau ada rasa pada ku? Apakah kau hanya datang untuk mengisi kekosongan harimu, mengisi waktu luang mu?. Lalu apa arti kata-kata manismu pada ku selama ini? Kau anggap aku siapa? Hanya angin berlalu? Hanya bisikan suara yang tak berbekas?. Haruska aku terus melangkah dengan keraguan in? Melangkah dibawah bayang-bayang mu? Haruskah aku terus bertahan seperti ini? Tanpa kepastian? Aku hanya manusia biasa. Akupun mulai lelah dengan permainan rasa ini. Kapan? Sebuah pintu kabahaiaan akan cinta akan terbuka? Dan mempersilakan ku masuk begitu saja... Aku terus melangkah dalam keraguan ini...